Skip to main content

Pasangan Ini Meragukan Anaknya karena Terlalu Ganteng, setelah Tes DNA Hasilnya Mengejutkan

Harapan orang tua adalah memiliki anak yang ganteng dan cantik. Apa jadinya jika si orang tua mau introspeksi bahwa anaknya tidaklah mungkin terlahir ganteng? Kenapa dia berpikir begitu? akhirnya pasangan ini meragukan anaknya karena terlalu ganteng, dan setelah di tes DNA hasilnya betul-betul mengejutkan. Orangtua manapun pasti akan bangga dan bahagia sekali saat dianugerahi seorang putra yang berwajah ganteng, apalagi punya hidung yang mancung.

Pasangan Ini Meragukan Anaknya karena Terlalu Ganteng, setelah Tes DNA Hasilnya Mengejutkan

Namun beda halnya dengan pasangan suami istri di China ini.

Bukannya senang punya anak ganteng, mereka malah mempermasalahkannya.
“Anakku memiliki mata yang besar dan hidung yang macung. Ayahnya tidak begitu tampan dan sangat berbeda (dari anakku),” kata sang ibu yang namanya disamarkan menjadi Zhang, seperti dilansir TribunJabar.com.

Kehadiran anaknya berwajah tampan ini bahkan membuat retak rumah tangganya hingga akhirnya sang suami menggugat cerai.

Zhang dan suaminya resmi bercerai pada tahun 2004 setelah suaminya berulang kali menuduhnya berselingkuh.

Suaminya pun lantas meminta melakukan tes DNA.


Tanpa disangka, dari tes tersebut menunjukkan jika anak lelaki mereka yang bernama Wang ye itu ternyata memang benar bukan anak kandung mereka.

Eitss tunggu dulu, ini bukanlah hasil dari hubungan gelap seperti yang dituduh suaminya.
Melainkan kesalahan pihak Rumah Sakit Shanghai pada tahun 1989 silam, yang dimana telah memberikan bayi yang salah.

Zhang kemudian mengajukan tuntutan hukum terhadap Rumah Sakit Shanghai dan menuntut kompensasi sebesar 1,3 juta Yuan atau setara Rp 2 miliar.

Zhang juga akan melakukan pencarian terhadap putra aslinya dan membantu Wang Ye menemukan orang tua kandungnya.

Sumber : www.ucnews.id
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.